Martino Sebut Lozano Siap Gabung Klub Besar

Pelatih tim nasional Meksiko, Gerardo Martino menilai bahwa salah satu anak asuhnya di skuat El Tricolor yakni Hirving Lozano saat ini sudah semakin siap dan matang untuk menjadi salah satu bagian dari klub besar Eropa untuk semakin mengembangkan potensi yang ia miliki.

Lozano sendiri disinyalir saat ini menjadi salah satu pemain yang paling diinginkan oleh klub-klub besar Eropa di bursa transfer musim panas mendatang.

Barcelona, Manchester United, Napoli, hingga Arsenal diyakini sangat berambisi untuk bisa mengamankan tanda tangan sang pemain guna menambah kekuatan skuat mereka untuk menjalani kompetisi musim depan.

Melihat hal itu, Martino mencoba memberikan saran kepada Lozano. Pelatih asal Argentina itu merasa bahwa saat ini memang merupakan waktu yang tepat bagi Lozano untuk bermain di level tertinggi demi mengejar gelar bergengsi di klub besar.

“Mengambil langkah awal dengan tampil di liga Belanda atau Portugal merupakan hal yang sudah menjadi tradisi bagi para pesepakbola Amerika Latin,” ungkap Martino.

“Saya rasa Hirving telah memainkan pengaruh besar di Belanda dan telah menunjukkan bakatnya untuk menjadi salah satu pemain yang bernilai tinggi. Semua hal itu bisa membantu dirinya untuk membuat sebuah lompatan demi mengejar karir di level yang lebih tinggi,” tambahnya.

“Saya kira sudah sangat jelas untuk saat ini. Lewat pengamatan dari sisi pemain, ia benar-benar terlihat sangat siap untuk bermain di klub besar Eropa musim depan,” tutup mantan pelatih Barcelona tersebut.

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Adalah Pemain Terbesar Didunia Sepakbola

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo adalah dua pesepakbola ternama sekaligus terbesar didunia sepakbola. Kedua pemain tersebut selalu saja terlibat dalam sebuah persaingan sengit dalam beberapa dekade terakhir.

Perdebatan dan persaingan antara kedua pesepakbola tersebuu masih saja terus berlanjut. Perdebatan tersebut diantaranya adalah mempermasalahkan siapa pemain yang terbaik pada akhirnya dan siapa pemain yang akan menjadi pemain terbesar disepanjang masa.

Namun yang membuat persaingan mereka menjadi begitu mengesankan adalah soal fakta dari Messi dan Ronaldo yang sudah berhasil mengumpulkan berbagai trofi dan penghargaan. Selain itu mereka juga berhasil memenangkan banyak gelar serta berhasil menciptakan jumlah gol setiap musim.

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo adalah dua pesepakbola ternama sekaligus terbesar didunia sepakbola

Dihadapan mereka, pesepakbola yang berhasil mencetak lebih dari 50 gol dari musim ke musim dianggap sebagai pemain yang fantastis. Kedua pesepakbola tersebut sudah pasti sudah menetapkan target tinggi untuk bisa menjadi lebih baik dalam karir mereka.

Namun masa kejayaan dari kedua pesepakbola luar biasa ini bisa saja berkahir dengan seiring berjalannya waktu. Salah satunya adalah karena faktor usia. Cristiano Ronaldo baru saja memasuki usia 34 tahun pada bulan Februari lalu sedangkan Lionel Messi akan memasuki usia 32 tahun pada Juni nanti.

Selanjutnya kejayaan mereka seharusnya bisa diikuti oleh bintang – bintang baru yang muncul. Mereka harus bisa mencapat level yang sangat tinggi untuk bisa menyentuh rekor dari kedua pesepakbola handal seperti Ronaldo dan Messi.

Pochettino Dianggap Lebih Cocok Ketimbang Solskjaer Untuk Melatih United

Eks pelatih asal Chelsea, Craig Burley berpendapat bahwa Mauricio Pochettino lebih cocok untuk duduk dikursi kepelatihan Manchester United. Untuknya sendiri, Pochettino lebih memiliki pengalaman yang berharga dari pada Ole Gunnar Solskjaer.

Sampai sejauh ini, Manchester United masih belum menentukan siapa manajer yang pantas untuk dipermanen dimusim depan. Solskjaer yang berstatus sebagai pelatih sementara memang lebih diunggulkan untuk bisa mendapatkan kontrak baru dari pihak manajemen United.

Dengan keadaan tersebut, pelatih asal Norwegia ini dianggap berhasil mendongkrak performa skuat Manchester United. Selain nama Ole Gunnar Solskjaer, nama pelatih Mauricio Pochettino dikabarkan akan masuk kedalam daftar pelatih united untuk menangani Paul Pogba dkk diawal musim 2019 – 2020.

Eks pelatih asal Chelsea, Craig Burley berpendapat bahwa Mauricio Pochettino lebih cocok untuk duduk dikursi kepelatihan Manchester United

Kepada media ESPN FC, Burley mengatakan, “Jika yang kita bicarakan saat ini bukan Manchester United, maka saat kita disuruh untuk memilih antara Solskjaer atau Pochettino, maka dipastikan bahwa Pochettino akan memang dengan selisih poling dukungan yang besar terhadapnya”

“Mengapa kita harus bisa menilai situasi ini dengan cara yang berbeda yang hanya dikarenakan Solskjaer saat ini masih berada dimantan klubnya? Memang dalam jangka waktu yang pendek in dirinya sudah melakukan tugasnya dengan luar biasa, tetapi apakah dirinya sanggup menyaingi Guardiola dan Klopp?”, tutup Burley

Burley sangat percaya bahwa Mauricio Pichettino sudah memiliki segudang pengalaman yang banyak diajang Premier League, Jadi pria asal Argentina ini pasti mampu untuk menangani United dengan segudang pengalaman yang sudah dimilikinya.

John Stones Kini Punya Pacar Baru

Pemain Bek asal Manchester City, John Stone memiliki sosok pacar baru saat ini. Stones dikabarkan sedang berkencan dengan seseorang wanita yang ahli dalam bidang kecantikan, Olivia Naylor. Pemain dibeli oleh The Citizens dari Everton ini diketahui memang sedang putus cinta tahun lalu.

Percintaan Stones dengan kekasihnya dimasa kecil, Millie Savage harus kandas tahun lalu. Stone dan mantan kekasihnya tersebut sudah mulai pacaran semenjak usia 12 tahun. Tetapi setelah berpisah dengan Millie, dirinya tidak perlu waktu lama untuk mencari pengganti Millie.

Dibulan Maret 2019, pemain yang kini sudah berusia 24 tahun ini ternyata sudah memiliki pendamping baru. Gandengan baru dari Stones, Olivia Naylor adalah sosok wanita cantik yang sudah memiliki anak satu.

Pemain Bek asal Manchester City, John Stone memiliki sosok pacar baru saat ini

Usia Olivia ternyata lebih tua dibandingkan dengan Stones. Mereka memiliki jarak usia enam tahun. Hubungan mereka mulai tersebar setelah mobil Lamborghini miliki Stone sering beberapa terlihat parkir diluar halaman rimah Olivia.

Dilansir oleh media The Sun, seseorang sumber menyatakanbahwa John Stones sangat menyadari kehadiran dari Olivia setelah pindah kerumah baru setelah memutukan untuk pindah dari Everton ke Manchester City. Dengan paras cantik yang dimiliki Olivia, dirinya sangat terkenal didalam kalangan sosialita Manchester United.

Stone sejatinya belum memiliki niat untuk mempublikasikan hubungannya dengan OIivia kepublik. Walaupun demikian, Stone tampak bahagia bisa menjalin hubungan asmara dengan Olivia

Perseteruan Mesut Ozil Dengan Jerman Akan Kembali Memanas

Perseteruan antara Mesut Ozil dengan Jerman tampaknya akan kembali memans. Kabar yang baru beredar menyatakan bahwa pemain gelandang asal Arsenal tersebut mengundang orang nomor satu di Turki, Recep Tayyip Erdogan keacara pernikahannya.

Masih terasa hangat dibenak pikiran publik bagaimana Mesut Ozil memutuskan keluar dari timnas asal Herman dengan cara yang kurang sopan dan menyenangkan. Didalam pernyataan resminya, pemain yang sudah memasuki usia kepala tiga ini menyatakan bawha dirinya mendapatkan sebuah perlakukan yang tidak mengenakan saat bermain ditimnas Jerman.

Dikutip dari media Telegraph, melalui pernyataan mundurny Ozil dari timnas Jerman pasca Piala Dunia 2018 lalu, Ozil menuliskan, “Bila kami bisa menang, maka saya adalah orang Jerman tetapi bila kami kalah maka saya adalah orang imigran”.

Perseteruan antara Mesut Ozil dengan Jerman tampaknya akan kembali memans

Yang menjadi permasalahan adalah foto antara Ozil dengan Erdogan. Eks pemain Real Madrid dianggap telah melakukan kesalahan karena sudah bertemu dengan Erdogan yang saat itu sedang dilanda masalah mengenai Hak Asasi Manusia.

Foto yang diambil tersebut dianggap sebuah moment yang tidak tepat. Foto tersebyut mulai tersebar luas saat timnas asal Jerman sedang melakukan persiapan untuk menjalani laga dalam ajang Piala Dunia Dunia 2018 yang akan digelar di Rusia pada bulan Juli lalu dan saat ajang tersubtu Die Panzer mengalami performa yang hancur-hancuran pada babak fase group.

Dengan performa tersebut, Jerman dipastikan sudah tersingkir padahal saat ini Ozil datang dengan status sebagai juara bertahan. Kemudian publik menganggap Mesut Ozil sebagai sosok kambing hitam karena dinilai memiliki kontribusi yang kurang dalam tim.

FIFA Ubah Peraturan Format Turnament Ajang Piala Dunia Antarklub

Sebuah organisai sepak bola, Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) secara resmi mengubah format peraturan dari turnament Piala Dunia Antarklub. Perubahan tersebut nantinya akan dimulai pada tahun 2021.

Turnament tersebut nantinya akan diikuti oleh 21 klub dan akan diadakan empat tahun sekali. Dalam format ini, Piala Dunia Antarklub akan diikuti oleh tujuh klub dari enam konfederasi yang berbeda.

Real Madrid adalah juara pada perioede tahun 2018 lalu yang digelar di Uni Emirat Arab. Namun pada 2021 mendatang. Turnament Piala Dunia Antarklub ini akan digelar pada Juni dan Juli dengan melibatkan kurang lebih 24 kontestan.

Ajang ini dibuat untuk menggantikan ajang Piala Konfederasi dikalender FIFA. Dalam konfrensi pers di Miami, AS, Presiden FIFA, Ginanni Infantino mengatakan, “Mulai sekarang dunia akan melihat ajang Piala Dunia Antarklub yang sebenarnya”,

Sebuah organisai sepak bola, Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) secara resmi mengubah format peraturan dari turnament Piala Dunia Antarklub

“Para tim terbaik akan melakukan persaingan untuk bisa menjadi juara dunia klub. Ini merupakan moment penting karena klub sepak bola dunia sudah berevousi. Setiap klub sudah bergerak dengan kecepatan yang berbeda”,

“Sudah menjadi tanggung jawab kami untuk memastikan bahwa kami akan mendorong klub sepak bola profesional diseluruh dunia. Kami ingin memiliki kompetisi yang menari dan eksklusif serta prestisius. Kami akan memilikinya dalam ajang Piala Dunia Antarklub yang akan dimulai pada 20121, jadi saya sangat senang dengan keputusan yang sudah diambil”, tutup Infantino

Nurmagomedov dan Salah Berbelasungkawa Atas Aksi Penembakan Brutal

Bintang asal UFC, Khabib Nurmagomedov dan penyerang asal Liverpool, Mohammed Salah turut mengucapkan rasa berbelansungkawa atas penembakan brutal yang terjadi di Selandia Baru, pada Jumat (15-03-2019).

Secara bersamaan, mereka berdua mengutuk aksi penembakan tersebut dan meminta untuk umat muslim didunia untuk bisa bersabar. Sebanyak 49 korban penembakan brutal yang terjadi didua lokasi yang berbeda diselandia baru.

Penembakan tersebut terjadi di Masjid Linwood dan Masjid Al Noor, Selandia baru. Para pelaku penembakan memang dengan sengaja melakukan aksinya melalui siaran langsung dari akun media sosial facebook.

Penembakan yang terjadi seperti kejadian yang terjad dalam video game, para pelaku secara membabi buta melakukan penembakan kesemua orang yang saat itu sedang menjalankan sholat jumat.

Bintang UFC, Khabib Nurmagomedov dan penyerang Liverpool, Mohammed Salah turut mengucapkan berbelansungkawa atas penembakan brutal di Selandia Baru

Dengan kejadian tersebut membuat Khabib Nurmagomedov murka dengan tindakan yang dilakan teroris sehingga menewaskan umat islam di Selandia Baru, dirinya meminta kepada semua umat muslim didunia untuk bisa menahan emosi dan diri untuk tidak mudah terpancing dengan aksi biadab dari sang pelaku teroris.

Sedangkan untuk Mohamed Salah mengaku bahwa dirinya sangat terkejut dengan pemberitaan yang terjadi di Selandia Baru. Dirinya turut mengucapkan rasa berbelasungkawanya kepada semua para keluarga korban yang tidak berdosa karena aksi penembakan ini.

Sampai sejauh ini aparat keamanan sudah berhasil menahan dan memeriksa 4 orang terduga sebagai pelaku penembakan brutal tersebut. Mereka yang terdiri dari tiga pria dan satu wanita ini dikabarkan bersala dari kelompok ekstrimis yang anti imgran dan anti islam.

Serie A sebagai kompetisi yang besar bagi Ronaldo.

Kekuatan pertahanan tim-tim Serie A sampai saat ini masih terjaga. Hal itu disimpulkan berdasarkan pengalaman dari Cristiano Ronaldo, ia mengakui bahwa kompetisi yang tertinggi di Itali tersebut, ternyata lebih menarik sekaligus lebih berat dibandingkan kompetisi di liga-liga yang pernah ia alami.

Cristiano Ronaldo saat ini sudah memiliki pengalaman yang cukup sebab dirinya saat ini sudah merasakan banyak liga selama ia berkarir di dunia Sepak Bola. Sebelum saat ini ia bermain bersama Juventus di Serie A, ia pernah bermain bersama Manchester United di liga Premier, dan juga La Liga bersama Real Madrid.

Serie A kerap kali diakui oleh para pemain yang berposisi penyerang, sebagai kompetisi yang berat. Terbukti dari ucapan Carlos Tevez pada tahun 2014 yang mengakui kesulitan tersebut. Teves bahkan menyatakan dari semua kejuaraan yang pernah ia rasakan, liga Italia lah yang paling sulit dan paling taktis.

Setelah menjalani 26 pertandingan di liga tersebut, Ronaldo pun mengutarakan opini yang sama dengan Tevez. Pemain tersebut menyatakan bahwa liga ini adalah yang tersulit, dan sejauh ini melalui pengalamannya yang cukup bagus, ia merasa bahwa saat ini adalah saat yang baik bagi dirinya. Bahkan sebelumnya ia tidak pernah menyangka bahwa liga Italia ternyata memiliki kualitas yang sebagus ini.

Adaptasi dengan lingkungan baru terkadang menjadi momok yang mengerikan bagi seorang pemain baru. Akan tetapi semuanya justru berbeda dengan Ronaldo, yang sudah bermain di berbagai negara dan juga sudah merantau sejak berumur 11 tahun.

Ronaldo bahkan mengatakan bahwa dirinya tidak pernah merasa rindu sama sekali kepada negara-negara yang pernah ia singgahi, termasuk Spanyol. Perkataan itu seolah menjadi pembantah akan rumor tentang dirinya, yang dikatakan akan kembali ke Santiago Bernabeu.

Kecongkakan Jesse Lingard dibalas oleh pemain Arsenal.

Jesse Lingard, winger tim Manchester United ini ternyata memiliki kontribusi atas kekalahan timnya saat berjumpa dengan Arsenal yang lalu. Walaupun dirinya tidak bermain pada laga tersebut, ternyata ada hal yang di perbuatnya dan hal tersebut membuat para pemain Arsenal termotivasi.

United mengalami kekalahan 2-0 di pekan ke 30 liga Premier. Dengan kekalahan tersebut rekor United yang belum pernah terkalahan semenjak era Solksjaer kini terpatahkan.

Bagi Arsenal ternyata pertandingan ini adalah aksi balas dendam, tepatnya aksi balas dendam terhadap sikap Lingard yang telah ia lakukan pada pertandingan di FA Cup lalu. Pada waktu itu Arsenal mengalami kekalahan 3-1 di Emirates Stadium.

Jesse Lingard pada waktu itu ikut mencetak skor sehingga United menang 3-1 atas Arsenal, kemudian dirinya mengunggah selebrasi dirinya ke sosial media. Ia mengunggah fotonya dengan lokasi ” Lantai Dansa” dan bukan Stadion Emirates.

Dengan kecongkakannya tersebut ternyata banyak pemain Arsenal yang terpicu dan menanamkan motivasi untuk mengalahkan United di kemudian hari, alhasil mereka meraih kemenangan 2-0 kemarin.

Bernd Leno selaku kiper Arsenal mengatakan, pastinya tidak ada yang akan pernah melupakan hal yang seperti itu, bahkan saat seseorang membuat sebuah selebrasi yang pastinya tidak ada yang ingin melihatnya lagi dan hal tersebut menjadi motivasi tersendiri.

Selain Leno ada juga pemain yang terpicu, Mesut Ozil juga muncul dan membalas apa yang diperbuat Lingard. Bahkan Ozil juga mengunggah hal yang sama ke media sosial miliknya.

Ia menuliskan “Lantai dansa ya? Performa luar biasa! Hasil yang bagus! Terima kasih stadion Emirates, Bangga menjadi the Gunners.”

Guardiola bantah dirinya akan pindah ke Juventus

Josep Guardiola, selaku manajer dari Manchester City ini akhirnya bersuara mengenai rumor tentang dirinya yang dikatakan akan berpindah ke Juventus. Dirinya menegaskan bahwa tidak ada kemungkinan apa pun yang membuat dirinya berpindah ke Juventus di musim depan.

Belakangan ini beredar gosip mengenai Guardiola yang dikatakan bahwa dirinya sudah menyepakati kepindahan ke Juventus.

Hal itu dilatar belakangi dengan berita kepergian Massimiliano Allegri di akhir musim nanti. Lalu muncul lah nama Guardiola sebab dirinya dikatakan sebagai sosok yang ideal untuk menggantikan posisi Allegri di Allianz Stadium.

Sang mantan pelatih Barcelona itu dikatakan sudah menyepakati kontra berdurasi 4 tahunnya itu.

Namun dirinya kini sudah memastikan bahwa rumor mengenai kepindahan dirinya itu tidak benar. Bahkan Guardiola juga menegaskan bahwasanya tidak mungkin bagi dirinya untuk meninggalkan Manchester City dalam waktu dekat ini, kecuali jika dirinya dipecat.

Bahkan dirinya tidak mengerti mengapa ada kabar-kabar burung mengenai kepindahan dirinya ke Juventus, dan jika ada berita tersebut dia akan mengatakan untuk jangan menghubungi dirinya, jangan menghubungi agennya, dan jangan menghubungi klubnya.

Guardiola sendiri sangat menghormati kontrak yang mengikat dirinya bersama City, saat ini saja dirinya masih memiliki kontrak dengan City sampai tahun 2021, dirinya mengatakan selama kontrak itu masih ada maka dirinya tidak akan meninggalkan City, terlebih pergi ke Juventus sebelum kontrak tersebut habis.

Ancelotti Tak Menyangka Comeback Sensasional Manchester United

Usai Paris Saint-Germain dipastikan tersingkir di babak 16 besar Liga Champions, Carlo Ancelotti yang sempat membesut PSG mengungkapkan bahwa dirinya mungkin akan terjun dari jembatan jika ia masih berstatus sebagai klub asal Paris tersebut.

PSG memang membuang modal bagus setelah berhasil meraih kemenangan 2-0 di laga leg pertama yang dilangsungkan di Old Trafford. Dalam laga leg kedua yang dilangsung di Stadion Parc des Princes, PSG harus menelan kekalahan 1-3 dari Manchester United yang sekaligus memastikan mereka tersingkir karena kalah dalam agresivitas gol tandang.

Ketika dikonfirmasikan mengenai hasil tersebut, pelatih asal Italia itu memberikan pernyataan yang sedikit kontroversi terkait tersingkirnya PSG dari ajang paling bergengsi klub-klub Eropa tersebut.

“Luar biasa, benar-benar hasil yang sangat luar biasa. Jika saya berada dalam bench PSG dengan kekalahan seperti itu, maka mungkin saya akan segera mencari jembatan dan melompat dari sana. Saya benar-benar tidak tahu apa yang harus dilakukan,” ungkap Ancelotti.

Ancelotti sendiri baru saja membawa Napoli meraih kemenangan meyakinkan dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Eropa dengan membekuk Red Bull Salzburg 3-0. Ketiga gol kemenangan timnya disumbangkan oleh Arkadiuz Milik, Fabian Ruiz, serta gol bunuh diri dari pemain Salzburg, Jerome Onguene.

Kemenangan ini tentu menjadi modal yang sangat berharga bagi Napoli di laga leg kedua nanti untuk bisa mengamankan satu tiket ke babak perempatfinal nantinya.

Pires Sebut Depay Berambisi Kembali Jajal Premier League

Mantan gelandang Arsenal, Robert Pires menyebut bahwa Memphis Depay sangat mungkin untuk kembali berkarir di ajang Premier League musim depan. Meski pernah memperkuat Manchester United, namun Pires menilai tidak tertutup kemungkinan bagi Depay untuk bergabung bersama dengan klub rival nantinya.

Karir Depay bersama Setan Merah memang tidak berjalan mulus sejak direkrut oleh Louis van Gaal di tahun 2014 silam hingga dilepas oleh Jose Mourinho di tahun 2017 lalu.

Meski kesulitan untuk tampil impresif di Old Trafford, namun Depay justru tampil apik untuk klub Ligue 1, Olympique Lyon. Bermain dalam 104 pertandingan di semua kompetisi untuk Lyon, pemain tim nasional Belanda itu sukses melesakkan 34 gol dan mengkreasikan 38 assist. Melihat hal itu, Pires menilai bahwa Depay tertarik untuk bisa kembali lagi ke kompetisi Liga Inggris.

“Saya kira Depay ia ingin kembali lagi ke Premier League karena ada hal yang belum ia selesaikan. Saat ini ia terlihat mulai tidak bahagia di Lyon dan telah mengutarakan ambisi dirinya untuk bisa memperkuat tim besar Eropa di musim depan,” ucap Pires.

“Sebelumnya ia gagal bersama dengan Manchester United dan ia merupakan pemain yang sangat bangga akan kemampuan yang ia miliki. Ia mungkin merasa kegagalan dirinya karena minimnya kesempatan tampil yang diberikan kepada dirinya mengingat ia masih berusia sangat muda dan memiliki potensi yang sangat menjanjikan,” tambahnya.

“Depay bisa saja kembali ke Manchester United untuk menyelesaikan tugas sebelumnya ataupun ia akan menerima tawaran dari klub rival untuk membuktikan bahwa pihak United telah keliru dengan melepasnya. Transfer Depay akan menjadi salah satu hal menarik yang bisa dilihat musim depan,” tutupnya.

Ditahan Everton, Klopp Salahkan Kondisi Angin

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp menyalahkan kondisi berangin yang terjadi saat pertandingan derbi Merseyside menghadapi Everton di Goodison Park Minggu malam WIB.

The Reds harus puas hanya meraih satu angka di pertandingan ini dan merelakan posisi puncak klasemen kepada Manchester City yang unggul satu angka dari mereka.

Dua penggawa Liverpool, Mohamed Salah dan Fabinho menyia-nyiakan peluang emas yang mereka dapatkan sehingga mereka harus rela kehilangan puncak klasemen sementara Premier League.

“Laga yang benar-benar sulit dengan tujuan berbeda dari dua tim, lawan yang liar. Saya tahu jika saya mengatakan mengenai hal ini, maka akan banyak pihak yang tidak suka. Saya kira kondisi angin kali ini benar-benar tidak membantu jalannya pertandingan apalagi ketika menghadapi situasi bola udara,” ucap Klopp.

“Kami menciptakan beberapa peluang yang sangat bagus dalam pertandingan yang benar-benar tidak mudah karena dua alasan yang saya sebutkan sebelumnya. Saya tidak yakin apakah peluang besar yang kami dapatkan dari Fabinho dan Mo bisa dihitung sebagai shot on target atau tidak,” tambahnya.

“Hasil imbang ini membuat kami mempertahankan rekor tidak terkalahkan dari Everton. Ini tentu bukan hasil yang kami inginkan dalam pertandingan ini, namun hal ini tentu sangat mudah untuk diterima karena seperti yang telah saya sebutkan bahwa ini merupakan pertandingan yang sulit,” tutup pelatih asal Jerman tersebut.

Legenda Desak Arsenal Boyong Aaron Wan-Bissaka

Gelandang legendaris Arsenal, Robert Pires menilai bahwa mantan klubnya harus bisa memboyong Aaron Wan-Bissaka dari Crystal Palace di bursa transfer musim panas mendatang.

Fullback berusia 21 tahun itu memang langsung tampil impresif sejak dipercaya menjalani debutnya musim lalu. Seiring performa dirinya yang terus meningkat, Wan-Bissaka saat ini memang tengah gencar diisukan akan bergabung bersama dengan The Gunners.

Mengetahui rumor tersebut, Pires mendukung penuh rencana Arsenal tersebut untuk mendapatkan Wan-Bissaka. Ia menilai pemain yang bersangkutan sangat cocok dengan gaya permainan yang diterapkan oleh Arsenal, disamping itu juga karena bek kanan andalan The Gunners, Hector Bellerin saat ini tengah terkapar akibat mengalami cedera lutut.

“Wan-Bissaka merupakan pemain yang harus direkrut oleh Arsenal di bursa transfer musim panas nanti,” buka Pires.

“Ia merupakan pemain yang sangat cocok untuk bermain sebagai fullback yang aktif dalam membantu serangan. Ia akan memberikan tambahan kekuatan yang cukup signifikan bagi tim musim depan,” tambahnya.

“Bellerin akan membutuhkan waktu pemulihan cedera yang cukup lama dan saya kira pihak klub juga tidak ingin memaksanya kembali lebih cepat sehingga akan membahayakan kondisi dirinya. Ia juga mungkin untuk mendapatkan cedera kambuhan sehingga pihak klub harus memiliki pengganti yang sepadan untuk dirinya. Saya kira Wan-Bissaka benar-benar pemain yang sangat cocok dan tepat untuk hal tersebut,” tutupnya.