Ada 2 Cara Untuk Membuat Masker Sendiri, Ketika Ada Pandemi Wabah Corona

Wabah Corona saat ini sudah menyebar ke oran, lebih dari 190 Negara yang ada di dunia ini. Sebuah Organisasi kesehatan Dunia atau disebut dengan WHO telah menyematkan tentang status Pandemi dikarenakan wabah virus ini.

Virus Corona ini telah ditemukan untuk pertama kali di sebuah pasar hewan yang kebanyakan dari mereka menjual makanan yang sangat ekstrem, yang berada di tiongkok. Wabah virus ini dapat menular di berbagai Negara dimulai dari Sebuah laporan yang pertama ketika bulan desember tahun 2019 yang lalu.

Dari sejauh ini sebuah wabah corona ini telah berdampak pada berbagai negara yang masih belum memperlihatkan tanda meredanya. Di berbagai kebijakan yang telah diterapkan oleh Sang pemerintaj saat ini agar dapat mencegah virus corona ini harus lebih diperhatikan dan lebih baik mengikuti aturanya.

Saat menggunakan Masker dia dapat menjadi 1 dari diantara cara agar dapat meminimalisasi agar tidak terjadi sebuah penularan virus corona, apalagi saat di tempat umum. Seperti yang kita kutip dari CDC, bahwa virus covid-19 ini akan tetap hidup pada permukaan benda yang mati dalam jangka waktu berjam-jam bahkan bisa berhari-hari.

Dikarenakan wabah itu, banyak yang melakukan pembelian masker secara Masif.

Alhasil, pengoperasian masker saat ini menjadi langka dan hasilnya telah berdampak sangat negatif untuk para pihak yang sedang membutuhkannya, Seperti para staff medis beserta para pasien yang terpapar virus ini.

Dikarenakan semakin sulitnya untuk mendapatkan Masker , Kenapa kalian tidak mencoba untuk membuat Masker dengan cara sendiri. Dan caranya cukup mudah saja.

Yang pertama-tama kalian harus memiliki bahan saputangan seperti Katun, dan Sebaiknya Bahan yang berukuran 40×40 cm, Ikat rambut, dan Kain katun.

Dengan catatan, Masker seperti hanya dapat digunakanĀ  untuk menjadi sebuah alternatif pada saat kalian sedang kesulitan untuk mendapatkan Masker, dan Alternatif ini sangat tidak diperuntukkan untuk para Staff medis beserta para pasien yang terpapar virus ini.